SEGITIGA: Keliling dan luas segitiga, Garis-garis istimewa pada segitiga
C. KELILING DAN LUAS SEGITIGA
Keliling Segitiga
Keliling segitiga merupakan jumlah panjang ketiga sisi segitiga tersebut.
Pada gambar di samping, maka:
K = BC + CA + AB
K = a + b + c
Luas Segitiga
Untuk menentukan luas segitiga, perlu diketahui terlebih dahulu tentang tinggi segitiga.

Tinggi segitiga adalah garis yang melalui titik sudut dan tegak lurus sisi di hadapan sudut tersebut.
Jika alasnya AB, maka tingginya CD. Jika alasnya BC maka tingginya AE, dan jika alasnya AC maka tingginya BF
Untuk segitiga yang diketahui alas dan tingginya, maka
L(luas) = 1/2 alas x tinggi
L(luas) = 1/2 x AB x CD
= 1/2 x BC x AE
= 1/2 x AC x BF
Untuk segitiga siku-siku, maka alas dan tingginya adalah kedua sisi yang saling tegak lurus.
L(luas) = 1/2 x AB x AC
Untuk segitiga yang diketahui panjang sisi-sisinya, maka untuk menghitung luasnya dihitung dahulu kelilingnya.
Jika panjang sisi-sisi segitiga tersebut adalah a, b, dan c, maka:
K = a + b + c
S = 1/2 K
= 1/2(a + b + c)
Jadi rumus luas segitiga yang diketahui panjang sisi-sisinya adalah:
D. GARIS-GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA
Garis istimewa pada segitiga merupakan sebuah garis lurus yang membagi sebuah bangun segitiga berdasarkan aturan tertentu
Ada 4 jenis garis-garis istimewa pada segitiga, yaitu:
1. Garis tinggi, yaitu garis yang melalui salah satu titik sudut dan tegak lurus sisi di hadapan sudut tersebut. Ketiga garis tinggi berpotongan pada satu titik.
2. Garis bagi, yaitu garis yang melalui salah satu titik sudut dan membagi sudut tersebut menjadi 2 bagian sama besar. Ketiga garis bagi berpotongan pada satu titik.
3. Garis berat, yaitu garis yang melalui salah satu titik sudut dan membagi sisi di hadapan sudut tersebut menjadi 2 sama panjang. Ketiga garis berat berpotongan pada satu titik.
4. Garis sumbu, yaitu garis yang tegak lurus salah satu sisi dan membagi sisi tersebut menjadi 2 bagian sama panjang. Ketiga garis sumbu berpotongan pada satu titik.
Untuk lebih jelasnya, bisa saksikan video berikut ini
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=OP76RPRWrIw
Tahukah kalian fungsi garis-garis istimewa pada segitiga...?
Materi ini akan kita pelajari di level kelas selanjutnya...
Contoh soal:


Kalian hanya bisa sekali mengerjakan ulangan harian.
Sebelum mengerjakan soal ulangan harian, untuk mengukur penguasaan materi segitiga, kalian bisa mencoba quiz di QUIZIZZ
Contoh soal PENILAIAN AKHIR TAHUN
Keliling Segitiga
Keliling segitiga merupakan jumlah panjang ketiga sisi segitiga tersebut.Pada gambar di samping, maka:
K = BC + CA + AB
K = a + b + c
Luas Segitiga
Untuk menentukan luas segitiga, perlu diketahui terlebih dahulu tentang tinggi segitiga.

Tinggi segitiga adalah garis yang melalui titik sudut dan tegak lurus sisi di hadapan sudut tersebut.
Jika alasnya AB, maka tingginya CD. Jika alasnya BC maka tingginya AE, dan jika alasnya AC maka tingginya BF
Untuk segitiga yang diketahui alas dan tingginya, maka
L(luas) = 1/2 alas x tinggi
L(luas) = 1/2 x AB x CD
= 1/2 x BC x AE
= 1/2 x AC x BF
Untuk segitiga siku-siku, maka alas dan tingginya adalah kedua sisi yang saling tegak lurus.L(luas) = 1/2 x AB x AC
Untuk segitiga yang diketahui panjang sisi-sisinya, maka untuk menghitung luasnya dihitung dahulu kelilingnya.Jika panjang sisi-sisi segitiga tersebut adalah a, b, dan c, maka:
K = a + b + c
S = 1/2 K
= 1/2(a + b + c)
Jadi rumus luas segitiga yang diketahui panjang sisi-sisinya adalah:
D. GARIS-GARIS ISTIMEWA PADA SEGITIGA
Garis istimewa pada segitiga merupakan sebuah garis lurus yang membagi sebuah bangun segitiga berdasarkan aturan tertentu
Ada 4 jenis garis-garis istimewa pada segitiga, yaitu:
1. Garis tinggi, yaitu garis yang melalui salah satu titik sudut dan tegak lurus sisi di hadapan sudut tersebut. Ketiga garis tinggi berpotongan pada satu titik.
2. Garis bagi, yaitu garis yang melalui salah satu titik sudut dan membagi sudut tersebut menjadi 2 bagian sama besar. Ketiga garis bagi berpotongan pada satu titik.
3. Garis berat, yaitu garis yang melalui salah satu titik sudut dan membagi sisi di hadapan sudut tersebut menjadi 2 sama panjang. Ketiga garis berat berpotongan pada satu titik.
4. Garis sumbu, yaitu garis yang tegak lurus salah satu sisi dan membagi sisi tersebut menjadi 2 bagian sama panjang. Ketiga garis sumbu berpotongan pada satu titik.
Untuk lebih jelasnya, bisa saksikan video berikut ini
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=OP76RPRWrIw
Tahukah kalian fungsi garis-garis istimewa pada segitiga...?
Materi ini akan kita pelajari di level kelas selanjutnya...
Contoh soal:
1. Diketahui sebuah segitiga sama kaki yang panjang alasnya 12 cm dan tingginya 8 cm. Tentukan keliling dan luas segitiga tersebut!
Keliling = AB + BC + CA
= 12 cm + 10 cm + 10 cm
= 32 cm
Luas = (alas x
tinggi) : 2
= (12 cm x 8 cm) : 2
= 48 cm2
2. Tentukan luas segitiga yang diketahui Panjang
sisi-sisinya 12 cm, 16 cm dan 20 cm
Penyelesaian:
Diketahui:
a = 12 cm, b = 16 cm, c =
20 cm
S = (12 + 16 + 20): 2 = 24
Ditanya: Luas = ….
Ditanya: Luas = ….
Jawab:

3. Sebuah segitiga sembarang memiliki panjang sisi a =
5 cm, b = 7 cm, c = 8 cm. Hitunglah luas segitiga sembarang tersebut !
Diketahui :
a= 5 cm, b=7 cm c=8 cm
S = (5 + 7 + 8)/2 = 10 cm
Ditanya : luas =…?
Jawab :
Kalian sudah mempelajari materi tentang Segitiga. Selanjutnya kerjakan soal ULANGAN HARIANKalian hanya bisa sekali mengerjakan ulangan harian.
Sebelum mengerjakan soal ulangan harian, untuk mengukur penguasaan materi segitiga, kalian bisa mencoba quiz di QUIZIZZ
Contoh soal PENILAIAN AKHIR TAHUN




Wahh saya jadi lebih memahami tentang rumus segitiga setelah melihat blog ini, sukses selalu bu
BalasHapus